beberapa Hal yang Harus Jadi perhatian Orang-tua saat Hendak Menyunat Anak

Beberapa Hal yang Harus Jadi perhatian Orang-tua saat Hendak Menyunat Anak

Berita Terbaru – Anak Ingin Sunat, Ada beberapa Hal yang Harus Jadi perhatian Orang-tua. Berlibur sekolah sudah datang. Umumnya, peristiwa berlibur sekolah digunakan orang-tua untuk lakukan sunat pada anak lelakinya. Khitan, sunat, atau sirkumsisi pada intinya ialah pemotongan beberapa dari preputium (kulit yang menutupi penis) hingga keseluruhnya glans penis jadi kelihatan. Aksi ini biasa dikerjakan pada umur beberapa anak mendekati akil balig pada umat Islam. Tetapi, sekarang, seringkali orang-tua yang ajak anak laki-lakinya untuk dikhitan semenjak umur balita, walau tanpa tanda-tanda medis.

beberapa Hal yang Harus Jadi perhatian Orang-tua saat Hendak Menyunat Anak

Beritkut adalah hal hal yang harus di perhatikan Orang Tua Saat Hendak Sunat Anaknnya

Yang Pertama Tehnik sirkumsisi. Ada dua langkah aksi operasi bedah sirkumsisi yang biasa dikerjakan, yakni dengan konvensional serta smart clamp. Langkah pertama (konvensional) dengan memangkas kulit yang menutupi glans penis, selanjutnya menjahitnya. Sesaat smart clamp ialah cara hentikan saluran darah ke preputium hingga preputium akan alami kematian serta lepas sendiri. Kekurangan dari langkah ke-2 ialah penyelesaiannya memerlukan waktu yang lebih lama jika dibanding lewat cara yang pertama. Sebelum bertindak sirkumsisi, anak akan diberi anestesi lokal, sedang pada aksi sirkumsisi yang dikerjakan waktu bayi serta balita, umumnya diberi anestesi umum, agar mempermudah dokter untuk bertindak.

Yang Kedua Edukasi sesudah aksi sunat. Sesudah aksi sirkumsisi, pasien akan alami beberapa reaksi periode pendek yang tidak membahayakan. Oleh karenanya, ini tak perlu di kuatirkan. Reaksi itu diantaranya seperti rasa nyeri pada kepala penis yang baru dikhitan. Hal itu lumrah serta berlangsung sebab kepala penis jadi lebih peka pada sentuhan atau kontak dengan celana dalam. Rasa nyeri akan makin lama makin menyusut dalam kurun waktu dua sampai empat minggu. Pasien dianjurkan untuk memakai celana dalam yang lebih longgar atau celana dalam sunat. Jika usai berkemih janganlah lupa membersihkan tersisa air dengan tisu atau kasa pada tiga hari pertama usai sirkumsisi. Seterusnya, diinginkan pada satu minggu awal sirkumsisi semestinya kurangi kegiatan naik sepeda, naik motor, atau menunggang kuda untuk kurangi gesekan di antara cedera sirkumsisi dengan sadel.

Yang Ketiga Pasien yang tidak bisa sunat Pasien yang mempunyai keadaan medis tersendiri tidak bisa bertindak sirkumsisi, sebab bisa beresiko berlangsungnya komplikasi. Beberapa keadaan medis tersendiri itu seperti terdapatnya hipospadia di muara uretra yang terdapat tidak pada ujung penis, tapi di bagian ventral penis. Hipospadia ialah keadaan dimana pasien seolah-olah sudah disunat dari dalam kandungan. Diluar itu, saat pasien mempunyai epispadia, berkebalikan terletak dengan hipospadia, yakni dibagian dorsal penis, dengan tanda-tanda yang sama. Pasien pun tidak bisa bertindak sirkumsisi jika mempunyai kelainan pembekuan darah, sepertihemofilia serta anemia aplastik. Karena itu itu, sebaiknya aksi sirkumsisi dikerjakan di rumah sakit bersama dengan dokter spesialis bedah umum atau dokter spesialis bedah anak, supaya jika diketemukan terdapatnya kelainan organ atau keadaan medis tersendiri, dokter bisa memberi keterangan serta perlakuan yang lebih pas.

Yang Ke empat. Umur paling baik untuk sunat. Dari bagian medis, tidak ada umur tersendiri yang dilihat maksimal untuk lakukan mekanisme sirkumsisi. Jika tidak ada permasalahan atau tanda-tanda medis tersendiri, sirkumsisi dapat dikerjakan setiap saat. Saat ini, makin banyak orang-tua yang tidak enggan bawa anaknya untuk dikhitan sejak dari awal. Latar belakangnya, tidak hanya sebab terdapatnya tanda-tanda medis, untuk meminimalisir efek berlangsungnya infeksi aliran kemih. Faedah yang didapatkan dengan sirkumsisi yang dikerjakan saat bayi tidak jauh berlainan dengan aksi sirkumsisi yang dikerjakan saat anak umur sekolah. Perbedaannya, pemakaian bius dapat lebih dikit. Lalu, saat umur bayi, bayi belum kebanyakan bergerak, hingga proses pengobatan juga dapat bertambah cepat. Efek khitan waktu bayi, umur balita, sampai umur sekolah relatif sama.

Yang Terkahir. Faedah sunat. Buat anak yang telah lakukan sirkumsisi atau sunat, pasti banyak faedah yang didapatkan. Sunat dapat turunkan efek berlangsungnya infeksi pada aliran kemih, jaga berlangsungnya balanitis serta balanopostitis. Sirkumsisi dapat menahan berlangsungnya fimosis serta paraphimosis, yakni saat kulup tidak dapat ditarik kembali serta terjerat di seputar ujung penis.

Written by

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *