Mitos Atau Fakta Pare Mampu Mencegah Kanker

Mitos Atau Fakta Pare Mampu Mencegah Kanker ?

Berita Terbaru – Telah beratus-ratus tahun lalu pare (Momordica charantia) diakui jadi obat tradisionil yang ampuh di India. Sampai sekarang pun kita sudah banyak mengetahui bahwa sayuran yang memiliki rasa pahit ini masih menjadi salah satu sayuran yang kaya akan manfaat. Tumbuhan asal India Selatan ini diakui jadi obat alternatif untuk diabetes. Tidak cuma di India, buah yang rasanya pahit ini menyebar ke Indonesia serta beberapa negara lain. Tidak heran bila di negara kita kita sangat mudah menemukan tumbuhan pare ini.

Mitos Atau Fakta Pare Mampu Mencegah Kanker

Belakangan ini, Prof Ratna Ray dari Saint Louis University di Missouri serta rekan-rekannya temukan suatu hal yang menarik. Dalam percobaannya memakai tikus, ekstrak pare nampaknya efisien dalam menahan tumor kanker tumbuh serta menebar. Penemuan ini disampaikan dalam makalah studi yang saat ini tampil di Jurnal Cell Communication and Signaling.

Prof Ray serta rekan-rekannya mengetes ekstrak pare pada beberapa tipe sel kanker, terhitung kanker payudara, prostat, kepala serta leher. Tes lab memberikan ekstrak pare hentikan sel kanker bereplikasi. Ini memberikan peluang pare efisien dalam menahan penebaran kanker.

Pada eksperimen selanjutnya dengan mode tikus, beberapa periset temukan jika ekstrak pare dapat kurangi perkembangan kanker lidah.

Berdasar riset, mereka lihat jika ekstrak pare berhubungan dengan molekul yang sangat mungkin glukosa serta lemak untuk menebar ke semua badan. Dengan mengganggu jalan itu, ekstrak pare bisa hentikan perkembangan kanker serta mematikan sel kanker.

“Semua studi mode hewan yang sudah kami kerjakan serta memberikan kami hasil yang sama, seputar 50 % bisa kurangi perkembangan tumor,” kata Prof Ray, diambil dari Medical News Today, Selasa (14/1/2020).

Belum juga jelas apa pare akan punya dampak yang sama bila diaplikasikan pada manusia? Tetapi periset menerangkan jika yang akan datang akan diteruskan studi pada pasien kanker langsung. “Langkah kami setelah itu lakukan studi percontohan pada (pasien kanker) untuk lihat apa pare punya faedah klinis serta adalah therapy penambahan yang menjanjikan untuk perawatan sekarang,” tuturnya.

Written by

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *