Data Ini Menunjukan Bahwa Ac Milan Layak Menang Atas Juventus

Data Ini Menunjukan Bahwa Ac Milan Layak Menang Atas Juventus

Berita Terbaru – AC Milan tidak berhasil memperoleh kemenangan waktu bertemu dengan Juventus pada putaran pertama semi-final Coppa Italia, Jumat (14/2/2020). Rossoneri ditahan dengan score 1-1 oleh team tamu. Jual beli serangan berlangsung sejak mulai babak pertama. Trio Milan yaitu Hakan Calhanoglu, Zlatan Ibrahimovic, serta Ante Rebic terus-terusan cari cela untuk membobol gawang team tamu.

Data Ini Menunjukan Bahwa Ac Milan Layak Menang Atas Juventus

Untungnnya, La Vecchia Signora mempunyai penjaga gawang sekaliber Gianluigi Buffon. Kiper berumur 42 tahun itu masih cukup ampuh menjaga score 0-0 sampai turun minum. Pada babak ke-2, Milan tampil makin ganas. Usaha keras Zlatan Ibrahimovic berbuah manis. Di menit ke-61 Rossoneri sukses membobol gawang Buffon serta score menjadi 1-0 untuk Milan. Score bertahan sampai waktu tambahan babak ke-2. Tetapi apes menimpa scuad racikan Stefano Pioli.

Mendekati pertandingan selesai, tembakan akrobatik Ronaldo tentang tangan dari Davide Calabria. Wasit Paolo Valeri lihat siaran VAR di tepi lapangan untuk selanjutnya menghadiahkan penalti buat Juventus. Penalti dilakukan secara baik oleh Cristiano Ronaldo serta score akhir menjadi 1-1. Bukan itu saja, ada dua bukti AC Milan cuma sedang apes dalam pertandingan itu. Berikut perinciannya.

Yang pertama adalah Unggul Banyaknya Tembakan
AC Milan tampil cukup ofensif dalam pertandingan itu. Faktanya, mereka sukses mencatat 21 shooting yang 11 salah satunya ke arah gawang. Angka ini jauh melebihi catatan Juventus dalam laga putaran pertama semi-final Coppa Italia 2019-2020 itu. Bianconeri cuma mencatat 14 shooting dengan empat yang on target. Statistik itu menunjukkan Milan tampil cukup percaya diri serta kuat dalam taktik saat melayani Cristiano Ronaldo dkk. Cuma, mereka sedang apes dalam laga itu.

Yang kedua adalah Gol Cuma Lewat Penalti
Gol penyama kedudukan Juventus jadi salah satunya bukti jika AC Milan cuma apes. Ya, Juventus cuma dapat menyamakan score dengan sepakan penalti dari kaki Cristiano Ronaldo. Itu bermakna, Nyonya Tua sebetulnya kesusahan membombandir lini pertahanan Milan. Serta, gol Cristiano Ronaldo itu sempat memunculkan pembicaraan.

Menurut allenatore Milan, Stefano Piolo, Davide Calabria membelakangi Ronaldo saat bola itu menghatam lengannya. Berkaca pada laga Cagliari-Brescia pada awal musim, penalti tidak sebaiknya diberi saat pemain membelakangi bola. “Saya geram. Pertama ada pelanggaran pada Ibrahimovic pada awal laga. Ditambahkan, saya ingat wasit menunjukkan kutipan penalti Cagliari-Brescia pada awal musim serta menjelaskan itu ialah kekeliruan untuk memberikan hadiah sebab pemain tidak dapat lihat bola,” kata Pioli diambil dari Football Italia.

Written by

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *