Sarri Akui Permainan Anak Asuhannya Alami Penurunan Signifikan

Sarri Akui Permainan Anak Asuhannya Alami Penurunan Signifikan

Berita Terbaru – Milan – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri nampaknnya sudah sadar dengan permain timnnya di beberapa laga terakhir. Permain juventus terlihat aneh dan banyak memberikan celah kepada musuhnnya. Sarri juga mengaku perform teamnya alami penurunan dalam tiga minggu paling akhir. Tetapi, dia merasakan lega sesudah I Bianconeri mengimbang AC Milan pada putaran pertama semi-final Coppa Italia 2019-2020. “Kami kecolongan gol yang sebetulnya dapat dijauhi,” kata Sarri pada Rai Sport, diambil dari Football Italia.

Sarri Akui Permainan Anak Asuhannya Alami Penurunan Signifikan

Pada semi-final Coppa Italia yang diadakan di San Siro, gawang Gianluigi Buffon dijebol Ante Rebic di menit 61′. Juventus tidak dapat manfaatkan kondisi AC Milan yang cuma bermain dengan 10 orang sesudah Theo Hernandez diusir wasit sebab kartu kuning ke-2. Cristiano Ronaldo pada akhirnya selamatkan Juventus dari kekalahan lewat penalti di menit 91+1.

“Kami lakukan lebih baik dalam soal umpan serta bermain rapi membuat serangan dari belakang, tapi cukup kurang di sepertiga akhir. Ini ialah proses,” katanya. “Kami kecolongan beberapa gol yang dapat dijauhi, contohnya ini hari operan silang benar-benar lamban serta dalam pandangan saya, gampang untuk dipertahankan. Kami bermain jelek di Verona, tapi memperoleh hasil yang positif,” tuturnya.

“Kadang-kadang kami begitu lambat serta sebaiknya tidak biarkan Ibrahimovic masuk ke kotak penalti. Walaupun tidak bikin gol, ia cukup menyusahkan serta kami kurang agresif,” tegasnya. Juventus memiliki modal gol tandang sesudah hasil 1-1 di San Siro ini. Putaran kedua akan diadakan di Turin, Jumat (6/3/2020). Tentang dari kekalahan Juventus 1-2 dari Hellas Verona di Serie A, Sarri tidak cemas.

“Saya tidak cemas, sebab salah satu kecemasan dalam kehidupan ialah kesehatan. Ini ialah babak normal yang perlu dilewati. Ini ialah olahraga, benar-benar bergantung pada keadaan fisik serta psikologis dari demikian beberapa pemain. “Performa kami tidak bertambah dalam tiga minggu paling akhir, kami mengaku ini tidak dapat dijauhi.” Di Seria A, Juventus sekarang menempati urutan ke-2. Dengan point yang sama, Inter Milan sukses merampas pucuk klassemen.

Written by

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *