Apakah Perang Dagang Dan Kehadiran Virus Corona Sangat Berdampak Pada Ekonomi Indonesia

Apakah Perang Dagang Dan Kehadiran Virus Corona Sangat Berdampak Pada Ekonomi Indonesia

Berita Terbaru – Perekonomian Indonesia terancam terpengaruh sebab penebaran virus corona serta perang dagang internasional. Efek ini akan berasa melewati efek kondisi politik dalam negeri 10 tahun ke depan. Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menyebutkan keadaan perpolitikan di Indonesia tidak bawa dampak besar pada perekonomian nasional. Keadaan ekonomi di negeri lebih dikuasai oleh keadaan dunia internasional.

Apakah Perang Dagang Dan Kehadiran Virus Corona Sangat Berdampak Pada Ekonomi Indonesia

“Politik nasional sebetulnya jika kita bicara sepanjang sepuluh tahun paling akhir tidak memberi dampak lumayan besar pada geliat perekonomian. Unsur yang khususnya punya pengaruh sepanjang sepuluh tahun paling akhir, khususnya tiga tahun paling akhir sebenarnya lebih pada konstelasi ekonomi global, yang dampaknya langsung pada konstelasi perekonomi di Indonesia yang mengingat size kita benar-benar kecil,” kata Yunarto Wijaya

“Jadi jika diberi pertanyaan lebih punya pengaruh mana yang namanya Pemilu Presiden 2019 dengan tempo hari kemenangan Trump, lebih punya pengaruh kemenangan Trump. Lebih punya pengaruh mana Pemilihan kepala daerah serempak 270 di tahun 2020 dengan virus corona, virus corona semakin lebih mempunyai dampak besar,” paparnya.

Selain itu Direktur Pengelola Instansi Analisa Nielsen Company Indonesia, Agus Nurudin memandang intimidasi virus corona harus selekasnya ditanggulangi sebab mempunyai dampak yang besar pada perekonomian beberapa negara di dunia, terhitung Indonesia. Dia menyarankan supaya pemerintah serta beberapa entrepreneur nasional cari pilihan serta bereksperimen untuk menghadapi efeknya.

“Saya menyaksikannya masih optimistis terkecuali jika rumor corona jadi membesar ini cukup mencemaskan. Jika Indonesia lebih pada bagaimana mobilitas tetap terbangun. Mobilitas itu ada dua, mobilitas people atau mobilitas barang. Yang menjadi permasalahan jika mobilitas barang dari China itu dapat mengganggu faktor produksi di Indonesia, pasti dipengaruhi. Nah, itu yang penting dicari alternatif-alternatifnya,” jelas Agus Nurudin.

“Pengembangan jadi penting dalam hubungannya dengan rintangan barusan, baik itu rumor virus korona atau rumor trade war (perang dagang, red), karena itu entrepreneur harus inovatif, terhitung di hubungannya dengan isunya kepala sawit dengan Euro, itu kita harus mencari terobosan-terobosan khusus bagaimana itu konsensus dapat diraih,” lanjut Agus.

Dalam hadapi perubahan dan perkembangan ekonomi global pada tahun 2020 ini, Rektor Kampus Surabaya (Ubaya) Benny Lianto merekomendasikan pemerintah serta aktor ekonomi nasional butuh memetakan serta memproyeksikan dinamika ekonomi untuk meminimalkan efek jeleknya

“Kita bertemu dengan satu situasi keadaan ekonomi yang berlangsung banyak shifting, hingga rintangan ke depan itu jadi lebih kompleks, oleh karenanya butuh membuat peta, kita butuh membuat prediksi, kurang lebih seperti apa dinamika yang akan berlangsung di tahun 2020. Kelihatannya di tahun 2020 kita memprediksi efek politik global, ekonomi global akan sampai ke kita. Memberi efek pada ekonomi Indonesia Indonesia. Tetapi nyatanya kan ditambah dengan satu permasalahan baru mengenai wabah virus korona, itu membuat efeknya itu jadi lebih mengagumkan,” tuturnya.

Staf Pakar DPP Asosiasi Entrepreneur Ritel Indonesia (Aprindo), Abraham Ibnu yakini perkembangan keadaan sosial politik serta ekonomi global dapat ditemui entrepreneur di negeri. Tetapi, menurut Abraham Ibnu, kejelasan hukum dari pemerintah benar-benar dibutuhkan untuk memberikan perlindungan berinvestasi serta berupaya di Indonesia.

“Pemerintah sudah mulai konsentrasi ya, berarti beberapa ada yang perlu dilihat, khususnya dalam perancangan omnibus law yang saat ini sedang digencarkan, serta memang dari 2.580 ketentuan, undang-undang dan sebagainya, ingin disingkat jadi cuma 180,” jelas Abraham Ibnu.

“Mengapa itu penting, pertama, beberapa entrepreneur itu meminta kejelasan mengenai hukumnya, ketentuannya, ketentuan realisasinya bagaimana, sebab masih banyak di lapangan itu yang ketentuannya di wilayah, kabupaten serta kota itu berlawanan dengan propinsi, atau mungkin dengan pemerintah pusat,” imbuhnya.

Written by

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *